Rute Transjakarta Koridor 1: Halte Blok M ke Kota 2026

Kalau kamu buka artikel ini, kemungkinan besar yang kamu cari cuma satu: bus koridor 1 berhenti di halte mana saja? Bukan sejarah busway, bukan tips umum naik bus kota. Daftar haltenya, urut, dua arah.

Jadi itu yang kami taruh paling atas. Data di bawah mengacu pada kondisi jaringan Transjakarta per Agustus 2026, termasuk nama-nama halte baru setelah Transjakarta mengganti belasan nama halte sepanjang 2024. Kalau kamu masih hafal nama lama seperti Olimo atau Bank Indonesia, bagian catatan di tabel akan membantu.

Daftar halte koridor 1 arah Blok M ke Kota

Koridor 1 membentang sekitar 12,9 km dari Terminal Blok M di Jakarta Selatan sampai kawasan Kota Tua di Jakarta Barat. Ini urutan haltenya kalau kamu naik dari Blok M.

No

Halte

Catatan

1

Blok M

Terminus selatan, terhubung Stasiun MRT Blok M

2

Kejaksaan Agung

Bagian dari kompleks CSW, khusus arah Kota

3

Masjid Agung

Dekat Masjid Agung Al Azhar

4

Bundaran Senayan

Akses ke kawasan Senayan dan Plaza Senayan

5

Senayan Bank DKI

Nama lama: Gelora Bung Karno

6

Polda Metro Jaya

Awal kawasan perkantoran Sudirman

7

Bendungan Hilir

Akses Benhil dan pasar kuliner

8

Karet

Nama lama: Karet Sudirman

9

Dukuh Atas

Nama lama: Dukuh Atas 1, hub transit terbesar

10

Tosari

Nama lama: Tosari ICBC

11

Bundaran HI ASTRA

Terhubung Stasiun MRT Bundaran HI

12

M.H. Thamrin

Nama lama: Sarinah

13

Kebon Sirih

Nama lama: Bank Indonesia

14

Monumen Nasional

Nama lama: Monas

15

Harmoni

Nama lama: Harmoni Central Busway

16

Sawah Besar

Dekat kawasan Pasar Baru

17

Mangga Besar

Akses kuliner malam Mangga Besar

18

Taman Sari

Nama lama: Olimo

19

Glodok

Pusat elektronik Glodok

20

Kota

Terminus utara, terhubung Stasiun Jakarta Kota

Daftar halte koridor 1 arah Kota ke Blok M

Arah sebaliknya bukan sekadar tabel yang dibalik. Ada satu perbedaan yang sering bikin penumpang baru salah turun.

No

Halte

Catatan

1

Kota

Titik awal dari Kota Tua

2

Glodok


3

Taman Sari


4

Mangga Besar


5

Sawah Besar


6

Harmoni

Titik transit terbesar di tengah rute

7

Monumen Nasional


8

Kebon Sirih


9

M.H. Thamrin


10

Bundaran HI ASTRA


11

Tosari


12

Dukuh Atas


13

Karet


14

Bendungan Hilir


15

Polda Metro Jaya


16

Senayan Bank DKI


17

Bundaran Senayan


18

Masjid Agung


19

ASEAN

Kompleks CSW, khusus arah Blok M

20

Blok M

Terminus selatan

Perbedaannya ada di kompleks CSW dekat Kebayoran Baru. Arah Kota memakai halte Kejaksaan Agung, arah Blok M memakai halte ASEAN. Dua nama berbeda untuk satu titik yang sama, dipisah menurut arah bus. Kalau kamu menunggu bus arah Blok M di halte Kejaksaan Agung, busnya tidak akan datang.

Dua halte tambahan di ujung Kota Tua

Jaringan koridor 1 di ujung utara juga menyentuh halte Museum Sejarah Jakarta (dulu Museum Fatahillah) dan Kali Besar (dulu Kali Besar Barat). Dua halte ini melayani perjalanan tertentu, dan koridor 12 memakainya juga. Tidak semua perjalanan koridor 1 singgah di sana, jadi cek dulu tujuan bus yang tertera di layar depan sebelum naik.

Jam operasional dan seberapa sering busnya datang

Layanan reguler koridor 1 berjalan pukul 05.00 sampai 22.00 WIB. Waktu tempuh ujung ke ujung berkisar 35 sampai 73 menit, tergantung padatnya jalan. Selisihnya memang lebar. Jalur koridor 1 di ruas Sudirman dan Thamrin memakai jalur khusus, tapi di beberapa titik sekitar Harmoni dan Kota bus masih bercampur dengan lalu lintas umum.

Di jam sibuk pagi dan sore, bus datang lebih rapat, biasanya beberapa menit sekali. Di luar jam itu jedanya lebih panjang. Aplikasi TiJe menampilkan estimasi kedatangan per halte, dan itu jauh lebih akurat daripada menebak dari jadwal tertulis.

Layanan malam Amari

Lewat pukul 22.00, koridor 1 tidak berhenti total. Transjakarta menjalankan layanan Angkutan Malam Hari dengan kode M1 yang melayani rute Blok M sampai Kota dari pukul 22.00 hingga 05.00. Rutenya sama, frekuensinya lebih jarang. Buat kamu yang pulang larut dari kawasan Sudirman, ini alternatif yang jauh lebih murah daripada taksi online.

Baru pertama kali naik Transjakarta? Mulai dari panduan naik Transjakarta untuk pemula sebelum lanjut ke bagian tarif di bawah.

Tarif koridor 1 dan cara bayarnya

Tarif Transjakarta 2026 masih memakai skema jam. Yang menentukan bukan jarak tempuh, tapi jam berapa kamu tap in.

Waktu tap in

Tarif

05.00 sampai 07.00 WIB

Rp2.000

07.01 sampai 04.59 WIB

Rp3.500

Jarak tidak berpengaruh. Naik dari Blok M sampai Kota atau cuma dua halte, angkanya sama. Transjakarta juga memberi transit gratis selama 3 jam sejak tap in pertama, jadi selama kamu pindah koridor tanpa keluar area berbayar, tarifnya tetap dihitung satu kali perjalanan.

Ada pengecualian yang perlu kamu tahu di Terminal Blok M. Untuk pindah ke rute non-BRT, kamu harus tap out dulu dan keluar area berbayar, lalu bayar lagi. Aturan ini sudah berlaku sejak 2022 dan masih sering mengagetkan penumpang baru.

Bayar pakai kartu uang elektronik

Cara paling umum tetap kartu uang elektronik bank seperti Flazz BCA, e-Money Mandiri, Brizzi, atau TapCash. Tempel di gate, saldo terpotong, selesai. Syaratnya cuma satu, dan ini yang sering bikin orang tertahan di gate: kartu perlu saldo minimal Rp5.000, bukan sekadar sebesar tarif. Saldo Rp4.000 tetap ditolak walaupun tarifnya Rp3.500. Kalau kamu pakai Flazz, cek dulu cara cek dan isi saldo Flazz BCA supaya tidak kaget di depan gate.

Bayar lewat aplikasi TiJe

TiJe adalah aplikasi resmi Transjakarta. Kamu bisa beli tiket lewat QR di aplikasi tanpa kartu fisik, sekaligus melihat posisi bus dan estimasi kedatangan di halte terdekat.

Di dalam TiJe, saldo AstraPay muncul sebagai salah satu pilihan metode pembayaran. Jadi kamu tidak perlu menyiapkan kartu fisik sama sekali. Pilih rute, bayar pakai saldo AstraPay, tunjukkan QR di gate. Langkah lengkapnya ada di cara bayar tiket Transjakarta lewat aplikasi TiJe.

Kalau ini perjalanan pertamamu, 5 hal penting sebelum naik Transjakarta merangkum aturan saldo, tarif, dan cara cek rute dalam satu halaman.

Halte transit penting di sepanjang koridor 1

Koridor 1 memotong hampir semua jalur utama Jakarta. Ini titik-titik yang paling berguna kalau perjalananmu tidak selesai di koridor 1.

Halte

Terhubung ke

Blok M

MRT Jakarta (Stasiun Blok M), rute non-BRT dan bus kota

Dukuh Atas

MRT Dukuh Atas, KRL Stasiun Sudirman, LRT Jabodebek, KA Bandara

Bundaran HI ASTRA

MRT Bundaran HI

Harmoni

Banyak koridor Transjakarta ke arah barat, timur, dan selatan

Kota

KRL Commuter Line Stasiun Jakarta Kota

Dukuh Atas layak dicatat sendiri. Di titik itu lima moda bertemu dalam radius jalan kaki, dan kamu bisa berpindah dari bus ke MRT, KRL, LRT, atau kereta bandara tanpa perlu ojek online.

Tips naik koridor 1 di jam padat

Jam 07.00 sampai 09.00 dan 17.00 sampai 19.30 adalah jam terberat, terutama di Dukuh Atas, Tosari, dan Bundaran HI ASTRA. Beberapa hal yang membantu:

- Berangkat sebelum pukul 07.00 supaya kena tarif Rp2.000 sekaligus menghindari antrean panjang

- Naik dari halte sebelum titik padat kalau memungkinkan, misalnya dari Polda Metro Jaya alih-alih Bendungan Hilir

- Cek posisi bus di aplikasi TiJe sebelum masuk halte, bukan setelah antre di dalam

- Pastikan saldo kartu sudah terisi sebelum sampai gate, karena antrean top up di halte justru lebih lama daripada antrean bus

- Perhatikan layar tujuan di depan bus, karena sebagian bus di jalur yang sama melayani rute lain

Kalau tujuanmu bukan sekadar lewat dan kamu ingin mampir di sepanjang jalur, rekomendasi tempat menarik di sepanjang koridor 1 membahas apa saja yang bisa didatangi dari tiap halte. Untuk koridor di luar rute Blok M ke Kota, daftarnya ada di rute Transjakarta lengkap 2026.

Status halte dan gangguan layanan terbaru selalu diumumkan di situs resmi Transjakarta.

Siapkan pembayaran sebelum berangkat, bisa lewat AstraPay

Masalah paling sering di halte bukan bus yang lama datang, tapi saldo kartu yang kurang beberapa ribu rupiah. Ada dua cara menghindarinya.

Pertama, isi saldo kartu uang elektronik kamu dari rumah lewat AstraPay. Top up di AstraPay bebas biaya admin, jadi Rp50.000 yang kamu bayar masuk penuh ke kartu.

Kedua, lewati kartu fisiknya sekalian. Buka aplikasi TiJe, pilih saldo AstraPay sebagai metode pembayaran, beli tiket koridor 1 langsung dari HP. Cara yang sama berlaku untuk MRT, jadi kalau perjalananmu sambung dari bus ke kereta, bayar MRT dan Transjakarta pakai AstraPay menjelaskan alurnya.

AstraPay juga menjalankan promo untuk pembelian tiket Transjakarta lewat TiJe, tapi periodenya berganti tiap beberapa bulan. Cek dulu yang sedang berlaku di halaman promo AstraPay sebelum berangkat.

Satu hal kecil yang jarang disadari penumpang koridor 1: halte Bundaran HI ASTRA dan AstraPay berasal dari grup yang sama, Astra International. Aplikasinya juga melayani pembayaran angsuran Astra Group seperti Astra Credit Companies dan Toyota Astra Finance, jadi satu aplikasi untuk tiket bus pagi ini dan cicilan mobil bulan depan.

Pertanyaan yang sering muncul

Ada berapa halte di koridor 1 Transjakarta?

Koridor 1 melayani 20 halte per arah, dari Blok M sampai Kota. Jumlah nama halte yang muncul di daftar bisa terlihat 21 karena kompleks CSW punya dua halte terpisah menurut arah, yaitu Kejaksaan Agung untuk arah Kota dan ASEAN untuk arah Blok M.

Berapa lama perjalanan Blok M ke Kota naik koridor 1?

Sekitar 35 sampai 73 menit. Di luar jam sibuk biasanya di bawah satu jam, sedangkan di jam pulang kerja bisa mendekati batas atas.

Berapa tarif Transjakarta koridor 1 tahun 2026?

Rp3.500 untuk perjalanan biasa dan Rp2.000 kalau kamu tap in antara pukul 05.00 dan 07.00. Tarifnya sama untuk jarak dekat maupun ujung ke ujung.

Apakah koridor 1 beroperasi 24 jam?

Layanan regulernya pukul 05.00 sampai 22.00. Setelah itu Angkutan Malam Hari kode M1 mengambil alih rute yang sama sampai pukul 05.00, dengan frekuensi lebih jarang.

Kenapa nama halte di koridor 1 berbeda dengan yang saya hafal?

Transjakarta mengganti sejumlah nama halte agar memakai nama kawasan, dan sebagian lain berubah karena kerja sama penamaan. Di koridor 1, Karet Sudirman jadi Karet, Bank Indonesia jadi Kebon Sirih, Olimo jadi Taman Sari, Monas jadi Monumen Nasional, dan Gelora Bung Karno jadi Senayan Bank DKI. Daftar lengkap perubahan nama halte di seluruh koridor bisa kamu lihat di pemberitaan Detik soal penggantian nama halte Transjakarta.

Bisakah bayar Transjakarta tanpa kartu fisik?

Bisa, lewat aplikasi TiJe. Di dalam TiJe kamu bisa memilih saldo AstraPay sebagai metode pembayaran, lalu tunjukkan QR di gate. Kartu uang elektronik tetap berguna kalau kamu ingin berpindah ke moda lain yang belum menerima QR TiJe.

Berapa saldo minimal kartu untuk masuk gate Transjakarta?

Rp5.000. Angka ini lebih besar dari tarifnya, jadi kartu dengan saldo Rp4.000 tetap ditolak gate meskipun tarif perjalanannya cuma Rp3.500.

Kesimpulan

Koridor 1 tetap jadi rute paling padat di jaringan Transjakarta karena satu alasan sederhana: dalam 20 halte, kamu melewati Blok M, Senayan, Sudirman, Thamrin, Monas, Harmoni, sampai Kota Tua. Dengan Rp3.500, atau Rp2.000 kalau berangkat sebelum jam tujuh pagi, tidak ada moda lain di Jakarta yang menawarkan cakupan seluas itu.

Yang perlu kamu siapkan tinggal dua hal: tahu halte tujuanmu ada di daftar yang mana, dan pastikan pembayaranmu siap sebelum sampai gate. Isi saldo kartu uang elektronik bebas biaya admin lewat AstraPay, atau bayar tiketnya langsung dari aplikasi TiJe pakai saldo AstraPay. Promo transportasi yang sedang berjalan bisa kamu cek dulu di halaman promo AstraPay sebelum berangkat.