Bukan Hanya Zakat Fitrah: Kenali Zakat Lain yang Bisa Ditunaikan Saat Ramadhan
Tips Finansial | 17 Maret 2026 10:53
Bulan Ramadhan identik dengan berbagai amalan ibadah, salah satunya adalah menunaikan zakat. Banyak orang mengenal zakat fitrah sebagai kewajiban yang harus ditunaikan sebelum Hari Raya Idul Fitri. Padahal, dalam Islam terdapat berbagai jenis zakat lain yang juga penting untuk ditunaikan, terutama bagi mereka yang sudah memenuhi syarat.
Memahami berbagai jenis zakat membantu umat Muslim menunaikan kewajiban secara lebih tepat. Selain itu, zakat juga memiliki peran besar dalam membantu masyarakat yang membutuhkan dan meningkatkan kesejahteraan sosial.
Momentum Ibadah yang Penuh Keberkahan
Ramadhan dikenal sebagai bulan yang penuh keberkahan. Banyak umat Muslim memilih menunaikan zakat pada bulan ini karena pahala amal kebaikan diyakini berlipat ganda.
Selain itu, semangat berbagi selama Ramadhan juga meningkat karena banyak orang ingin membantu sesama menjelang Hari Raya.
Membantu Masyarakat Menjelang Hari Raya
Zakat yang ditunaikan selama Ramadhan membantu masyarakat yang membutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri. Dengan demikian, zakat tidak hanya menjadi ibadah personal tetapi juga memiliki dampak sosial yang besar.
Pengertian Zakat Fitrah
Zakat fitrah merupakan zakat yang wajib ditunaikan oleh setiap Muslim menjelang Hari Raya Idul Fitri. Zakat ini bertujuan untuk menyucikan diri setelah menjalankan ibadah puasa selama Ramadhan.
Biasanya zakat fitrah dibayarkan dalam bentuk bahan makanan pokok seperti beras atau dalam bentuk uang sesuai ketentuan yang berlaku di daerah masing-masing.
Waktu Pembayaran Zakat Fitrah
Zakat fitrah dapat dibayarkan sejak awal Ramadhan hingga sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri. Namun, dianjurkan untuk menunaikannya menjelang akhir Ramadhan agar dapat segera disalurkan kepada yang berhak menerima.
Pengertian Zakat Mal
Selain zakat fitrah, terdapat zakat mal yang merupakan zakat atas harta yang dimiliki oleh seseorang. Zakat mal wajib dikeluarkan ketika harta telah mencapai nisab dan telah dimiliki selama satu tahun (haul).
Zakat mal mencakup berbagai jenis harta seperti tabungan, emas, investasi, hingga aset bisnis.
Besaran Zakat Mal
Besaran zakat mal umumnya sebesar 2,5% dari total harta yang telah mencapai nisab. Perhitungan zakat ini penting dilakukan dengan benar agar kewajiban dapat ditunaikan sesuai ketentuan syariat.
Pengertian Zakat Penghasilan
Zakat penghasilan atau zakat profesi merupakan zakat yang dikenakan pada pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan atau profesi tertentu. Contohnya seperti gaji, honorarium, atau pendapatan dari jasa profesional.
Zakat ini biasanya dihitung dari penghasilan yang telah mencapai nisab setara dengan nilai emas tertentu.
Zakat penghasilan dapat ditunaikan secara bulanan atau tahunan tergantung metode perhitungan yang digunakan. Banyak orang memilih menunaikan zakat ini saat Ramadhan karena lebih mudah mengingat dan mengelola kewajiban ibadah.
Pengertian Zakat Perdagangan
Bagi pelaku usaha, zakat perdagangan merupakan zakat yang dikenakan pada keuntungan bisnis atau nilai barang dagangan yang dimiliki. Zakat ini juga memiliki ketentuan nisab dan haul yang harus dipenuhi.
Zakat perdagangan menjadi salah satu bentuk kontribusi ekonomi dalam Islam yang membantu redistribusi kekayaan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Cara Menghitung Zakat Perdagangan
Perhitungan zakat perdagangan biasanya dilakukan dengan menjumlahkan nilai modal usaha, keuntungan, serta persediaan barang dagangan setelah dikurangi kewajiban yang dimiliki.
Zakat Tabungan
Tabungan yang telah mencapai nisab dan disimpan selama satu tahun juga wajib dizakati. Perhitungan zakat tabungan umumnya sama dengan zakat mal yaitu sebesar 2,5%.
Zakat Investasi
Investasi seperti emas, saham, atau aset lainnya juga termasuk dalam kategori harta yang dapat dikenakan zakat jika memenuhi syarat nisab.
Membersihkan Harta
Dalam ajaran Islam, zakat memiliki fungsi untuk membersihkan harta dari hak orang lain yang terdapat di dalamnya.
Membantu Masyarakat yang Membutuhkan
Zakat juga memiliki peran sosial yang sangat penting karena membantu masyarakat yang kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan hidup.
Zakat tidak hanya terbatas pada zakat fitrah yang dibayarkan menjelang Idul Fitri. Terdapat berbagai jenis zakat lain seperti zakat mal, zakat penghasilan, zakat perdagangan, hingga zakat tabungan yang juga penting untuk ditunaikan.
Membayar zakat kini tidak lagi rumit dan bisa dilakukan dengan lebih praktis melalui AstraPay. Kewajiban zakat dapat ditunaikan dimana saja hanya melalui ponsel selama batas waktu nya sesuai, tanpa perlu datang langsung ke lembaga penyalur zakat. Prosesnya pun cepat dan praktis cukup login ke dalam Aplikasi AstraPay, Pilih Menu Lihat Semua, Pada Bagian Donasi dan Zakat pilih jenis Zakat yang ingin kamu bayar, Pilih Lembaga Penyalur Zakat yang tersedia, isi nama dan nominal sesuai kewajiban, pastikan saldo mu cukup, lalu menyelesaikan transaksi dalam beberapa langkah saja.
Kemudahan ini membantu umat Muslim untuk menunaikan zakat tepat waktu, terutama di momen penting seperti bulan Ramadhan, sekaligus memastikan donasi tersalurkan secara aman dan terpercaya kepada pihak yang membutuhkan karena AstraPay bekerjasama dengan Lembaga Penyalur Zakat terperaya seperti Baznas, Rumah Yatim, dan Dompet Dhuafa.
Bulan Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk memahami dan menunaikan berbagai kewajiban zakat tersebut. Dengan memahami jenis zakat selain zakat fitrah, umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan lebih lengkap sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.