Fraud Awareness 2026: Waspada Modus Penipuan Online yang Semakin Marak
Tips Finansial | 28 Januari 2026 13:47
Memasuki awal tahun 2026, penipuan online masih menjadi salah satu ancamanutama dalam ekosistem digital. Meningkatnya penggunaan platform digital, mediasosial, dan layanan transaksi online turut membuka celah baru bagi pelaku fraud untukmenjalankan aksinya dengan cara yang semakin meyakinkan.
Banyak kasus penipuan terjadi bukan karena kurangnya teknologi keamanan,melainkan karena lemahnya kewaspadaan terhadap pola-pola penipuan yang terusberkembang. Oleh karena itu, pemahaman sejak dini mengenai modus penipuan onlineyang diperkirakan marak di 2026 menjadi langkah penting dalam mencegah kerugianfinansial maupun penyalahgunaan data pribadi.
Berikut beberapa modus penipuan online yang perlu menjadi perhatian bersama.
1. Modus Penipuan Segitiga dalam Transaksi Online
Modus penipuan segitiga terjadi ketika pelaku bertindak sebagai perantara antarapenjual dan pembeli. Pelaku biasanya memanfaatkan platform digital atau mediasosial untuk menciptakan kesan transaksi yang aman dan terpercaya.
Korban diarahkan untuk melakukan pembayaran kepada pihak yang diklaim sebagaipenjual. Namun setelah pembayaran dilakukan, barang atau jasa tidak pernah diterimadan komunikasi terputus. Modus ini banyak terjadi pada transaksi jual beli online di luarplatform resmi dan sangat mengandalkan kepercayaan antar pihak.
Untuk mengurangi risiko menjadi korban penipuan online, terdapat beberapa prinsipdasar yang perlu selalu diingat:
- Perusahaan tidak pernah meminta data sensitif, OTP, atau transfer dana melaluimedia sosial, WhatsApp, maupun video call pribadi.
- Selalu lakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi perusahaan.
- Waspadai tekanan atau ancaman yang meminta tindakan cepat tanpa buktiyang jelas.
- Segera laporkan apabila menemukan indikasi atau dugaan penipuan.
Meningkatkan kesadaran terhadap modus penipuan online bukan hanya menjaditanggung jawab individu, tetapi juga bagian dari upaya bersama dalam menciptakanekosistem digital yang lebih aman di tahun 2026.